Liverpool sudah menggantikan Coutinho, tapi bukan lagi Sadio Mane

<pre><pre>Liverpool sudah menggantikan Coutinho, tapi bukan lagi Sadio Mane

Bola Gila – Liverpool akhirnya menemukan kreator baru di lini depan mereka yang disebut-sebut layak menggantikan Philippe Coutinho, tapi bukan lagi Sadio Mane.

Namun The Reds harus bisa mengurangi ketergantungan mereka pada Sadio Mane, jika ingin melihat sang pemain benar-benar bertransformasi menjadi Coutinho. Pasalnya, pemain internasional Senegal itu nyaris berubah menjadi bintang Brasil yang kini bermain untuk Barcelona. Mane bahkan terus mempertahankan atribut terbaiknya, seperti tak henti-hentinya mencetak gol untuk skuad Jurgen Klopp.

Di musim ini pula, Sadio Mane menjadi pemain sepak bola yang kerap memberikan tekanan dari depan, di mana ia sukses mengambil alih dari Roberto Firmino.

Sambil mempertahankan permainan terbaiknya, Mane kini terus-menerus seperti Coutinho, di mana ia telah mengambil alih sebagai pemain andalan Liverpool di lini depan terutama dalam hal kreativitas, dan telah bergeser ke kiri sejak Mohamed Salah, di mana area inilah yang adalah Coutinho favorit di lapangan.

Berita Sepak Bola Terbaru:
Real Madrid Menerima Kabar Baik Dari Mantan Bayern Munich
Liverpool Tepuk Tangan Robertson Fast Home dari Tim Nasional Skotlandia
Bayern Munich berpeluang ditinggal para pemain kuncinya
Liverpool sudah menggantikan Coutinho, tapi bukan lagi Sadio Mane

Memotong di sayap kiri, penyerang berusia 28 tahun itu bisa saja menciptakan dari nol, tetapi Mane telah berhasil mendorong dirinya ke level di mana dia saat ini absen, ada keniscayaan seputar Liverpool harus bermain tanpa Mane.

“Ketika berbicara tentang pemain paling penting di skuat Anfield, sering orang mengatakan bahwa pemain itu adalah Alisson, (Virgil) Van Dijk, Salah, (Jordan) Henderson, tetapi dengan Mane, tim berhasil menentukan ritme permainan mereka. , "kata Mark Wakefield di podcast. Liverpool.com, sebagaimana dilaporkan LiverpoolECHO.

"Melawan Arsenal dia memimpin tekanan ke tim dari depan, mendominasi permainan dan dia punya aura yang bisa menyebar ke seluruh tim," tambahnya.

Baca:  Rapor Manchester City 3-0 Burnley, Berkat Sterling-Torres & # 39; Duet Mematikan!

"Saat dia tidak ada di tim, para pemain merasa tersesat – seperti saat Barcelona harus bermain tanpa Lionel Messi atau saat Manchester City bermain tanpa Kevin de Bruyne," kata Wakefield.

"Dia pemain yang sangat penting dalam hal hasrat menyerang – juga dalam pekerjaan defensif yang tak terlihat – dan jika dia sering melakukannya, itu akan menjadi keajaiban yang memacu tim," katanya.

Selain itu, Mane juga dinilai lebih lengkap dari Coutinho, dan lebih aktif terlibat di semua bagian pertandingan. Namun, ada pemain yang menunjukkan bakat yang sama seperti Mane di Liverpool musim ini, yang juga ditunjukkan Coutinho tiga tahun lalu.

Absennya Mane memang tidak bisa menjelaskan penyebab kekalahan telak dari Aston Villa, tapi tim lawan pasti sangat terpacu dengan absennya Mane, mengingat kehancuran yang ditimbulkannya pada laga melawan Arsenal.

Mane pantas disebut The Reds & # 39; Coutinho baru. Namun, absennya bintang nomor 10 itu hampir selalu menimbulkan masalah bagi The Reds.

Kehadiran Diogo Jota juga dinilai sangat membantu dalam hal ini, begitu pula dengan kedatangan Thiago Alcantara yang dinilai mampu mengembangkan permainan Liverpool ke level baru, sekali lagi.

Sumber: Liverpool telah menggantikan Coutinho, tetapi tidak lagi Sadio Mane
Berita Sepak Bola
Video Berita Sepak Bola
Video Cerita Bola