Baru Mau Final, Bayern Munchen Pecahkan Rekor Pendapatan Liga Champions

Baru Mau Final, Bayern Munchen Pecahkan Rekor Pendapatan Liga Champions

Gilabola.com – Bayern Munchen akan memecahkan rekor pendapatan terbesar dalam satu musim Liga Champions bahkan jika mereka kalah di partai final melawan Paris Saint-Germain, Senin nanti.

Daya tarik Liga Champions bukan hanya soal gengsi tapi juga karena hadiah uang yang diperebutkannya, membuat setiap klub berlomba-lomba ingin bisa bermain di kompetisi elit Eropa itu setiap musimnya dan melangkah sejauh mungkin. Setiap tahunnya, hadiah yang diberikan oleh pihak penyelenggara selalu mengalami peningkatan, dengan Barcelona saat ini masih memegang rekor pendapatan terbanyak semusim pada tahun lalu mengumpulkan 117,73 juta euro, dua Trilyun rupiah loebih.

Musim 2019/2020 ini, finalis Bayern Munchen diperkirakan akan mendapatkan lebih dari 120 juta euro dan memecahkan rekor pendapatan terbesar sebuah klub dalam semusim di kompetisi Liga Champions, terlepas apapun hasil yang didapatkan dalam laga penentuan melawan Paris Saint-Germain.

Jika pasukan Hans Flick kalah di partai puncak, mereka masih akan mendapatkan 123 juta euro atau sekitar 2,15 Trilyun rupiah. Sedangkan jika juara, pendapatan mereka akan semakin membengkak mencapai 130 juta euro juta euro, sekitar 2,27 Trilyun rupiah.

Berita Bola Terbaru:
Fabio Capello: Jimenez Bisa Jadi Pelayan Setia Bagi Ronaldo di Juventus
Jelang Final Liga Europa, Pelatih Sevilla Coba Bikin Inter Milan Lengah
Bintang Wolves Dipanggil Spanyol Usai Sempat Pikirkan Timnas Mali
Pengganti Pique di Barca Ternyata Pemain yang Ditabrak Kiper Sendiri Ini

Pendapatan tersebut merupakan akumulasi dari pendapatan sejak laga fase grup yang sangat bergantung pada hasil yang didapatkan, draw atau menang. Dan berikut perincian pendapatan yang didapatkan Bayern Munchen sejak tahap awal kompetisi:

  • Mencapai fase grup : 15,25 juta euro (266 Milyar rupiah)
  • Di fase grup : 2,7 juta euro (47,23 Milyar rupiah) per kemenangan, total 16,2 juta euro (283 Milyar rupiah) untuk 6 kemenangan yang dicatatkan Die Roten.
  • Masuk babak 16 besar : 9,5 juta euro (166 Milyar rupiah)
  • Lolos perempat final: 10,5 juta euro (183,6 Milyar rupiah)
  • Mencapai semifinal: 12 juta euro (209 Milyar rupiah)
  • Masuk final: 15 juta euro (262 Milyar rupiah)
  • Memenangkan Liga Champions: 4 juta euro (70 Milyar rupiah) + 3,5 juta euro (61,2 Milyar rupiah) untuk mencapai Piala Super UEFA
Baca:  Rio Ferdinand Jelaskan Apa Kesalahan Taktik Man City Tadi Malam

Di luar jumlah di atas, Bayern Munchen masih akan mendapatkan tambahan uang berdasarkan peringkat pada koefisien UEFA yang merupakan pembayaran berdasarkan kinerja tim dalam kompetisi itu selama satu dekade terbaru. Total, 585 juta euro (sekitar 10,2 Trilyun rupiah) akan didistribusikan oleh UEFA dan klub terbaik dalam satu dekade terakhir (Real Madrid) akan menerima 35,46 juta euro (620 Milyar rupiah).

Bayern Munchen akan mendapatkan 33,24 juta euro (581 Milyar rupiah) untuk posisi mereka ketiga terbaik selama 10 tahun terakhir di kompetisi elit Eropa tersebut, sementara 292 juta euro (5,1 Trilyun) lainnya akan didistribusikan ke klub-klub lainnya menurut peringkatnya pada satu dekade terkini.

Menurut Kicker, Bayern juga masih akan mengumpulkan 11,5 juta euro (201 milyar rupiah) dari hak siar TV. Jadi raksasa Bavaria akan menerima total minimal 123 juta euro (2,1 trilyun rupiah) dan mereka bisa mencapai pendapatan 130 juta euro (2,3 trilyun rupiah) jika mereka mengangkat trofi Liga Champions.

Sumber: Baru Mau Final, Bayern Munchen Pecahkan Rekor Pendapatan Liga Champions
Berita Bola
Video Berita Bola
Video Cerita Bola